Angkot’s Detik News

Karena Ciputat disewa para peserta pameran alat berat, setengah jalan Ciputat penuh dengan alat-alat berat. Jadi kalau lu pada naik angkot atau bus ke Pamulang, saat lu menatap jendela, lu bakal merasa serasa di Jurassic Park. Misalnya, tiba-tiba ada alat penggaruk mengarah ke bus sampai sedekat 1 meter sehingga lu bakal loncat dari kursi bus lu dan minta diturunkan.

Anyway, jarak Ciputat ke Pamulang yang cuma 1 km sekarang bisa ditempuh dengan waktu sangat cepat, yaitu 40 menit atau lebih. Eh, bener loh. Cepet. Menurut skala siput ato keong.

Tiga hari duduk di angkot Ciputat selama 40 menit. Ibu-ibu di dalam angkot benar-benar tahu cara menghibur diri mereka. Yaitu dengan saling berbagi informasi. Alkisah, ibu A bertemu dengan Ibu B di angkot. Dua-duanya habis dari blok M.

Ibu A : eh Bunda

Ibu B : oh, halo. Habis belanja ya

Ibu A : Iya, 1 juta habis nih. Buat beli baju. Sekarang baju paling murah 30ribu

Ooooh (gw mengangguk-ngangguk dalam hati), di depan gw yang juga anak SMA mendengarkan dengan antusias.

Ibu C : saya mau cari jilbab yang ga ada banyak payetnya. Tapi susah

Ibu A : oh, itu banyak Bu di blok A (ato F, gw lupa)

Ibu B : iya Bu, di sepanjang jalannya banyak, yang biasa dijual 10,000 di blok (manaa gitu) harganya cuma 5000 di blok yang ini. yang bagus banget harganya 15,000 atau 20,000

OOOOOO… (dalam hati tentu saja. Malu aku)

Ibu B : (melihat plastic bajunya) aaaa, apa ini. ya ampun oli, punya tisu ga Bunda?

Ibu D : (mengeluarkan tisu), pakai aja.

Ibu B : wah makasiih

Terjadilah pembicaraan akrab antara 4 ibu-ibu yang didengarkan dengan antusias oleh satu anak SMA dan satu anak kuliah yang kedua-duanya pura-pura tidak peduli, tapi tetap pasang telinga baik-baik

Ibu B : saya kalau jual baju, paling besar ambil untung cuma 25,000

(ibu-ibu lain mengangguk setuju, gw mencatat dalam hati)

Kalau harganya 23,000, ya saya jual 40,000 lah

(ibu-ibu lain mengangguk setuju, gw mencatat dalam hati)

Saya ini termasuk yang jual murah loo. Celana Lagging (bener ga sih tulisannya?)              aja kalau udah sisa 4 saya obral 5000

(ibu-ibu lain mengangguk setuju, gw mencatat dalam hati)

Saya kalau pilih baju, ga yang pasaran. Kalau udah ada di tiga toko, saya ga beli.             Kalau cuma satu, saya langsung beli, soalnya kemungkinan dia jahit sendiri

(ibu-ibu lain mengangguk setuju, gw mencatat dalam hati)

(ada pak Ogah minta 500an), EH TUH PAK OGAH, ga kasih penumpang malah             minta duit. TENANG AJA BANG! SAYA DUKUNG (keterangan: si ibu bawel             dikacangin sopir)

(ibu-ibu lain mengangguk setuju, gw mengutuk dalam hati! Makanya jangan NGETEM)

Wow. Kamis ini gw mau ke blok M cari bajuu. Hwahahahahaha. Terima kasih ibu-ibu Angkot Detik News!!! yeaah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s