Twisted Tongue

Prologue yang ga ada hubungannya

Hari Minggu… tidak ke mana-mana hari ini karena ditugaskan menjaga rumah tercinta saat orang tua pergi kondangan. Beberapa hari ini perasaan berkecamuk mengenai apa yang harus kuajarkan kepada anak-anak baru itu, secara saya belum menyiapkan apa-apa, tidak yakin soal yang kutemukan cukup susah, dan pusing memikirkan anak TOKI yang bakal saya urus. Hopefully sih nggak ya, karena ujung-ujungnya nanti malah saya yang minta diajarin software development.

Tapi… seandainya di kelas gw nanti ada anak TOKI. That might be fun… pengalaman bertahun-tahun temenan dengan anak olimpiade fisika, pertanyaan-pertanyaan mereka sangat mencengangkan. Nggak kepikiran, dan menyenangkan untuk ditelaah. So I thought, anak olimpiade komputer should be the same lah ya.

Anyway, prologue yang tidak ada hubungannya ini cuma sedikit dari beban pikiran hari ini. hehe.

Hari ini topiknya adalah “keselip lidah”… apa itu? Bukan “tongue twister” tapi lebih tepatnya adalah “twisted tongue”. Bedanya adalah

“tongue twister”

game yang emang dirancang untuk bikin lidahmu kepeleset saat mengucapkan kalimat yang diberikan

“twisted tongue”

kejadian memalukan yang terjadi dalam hidupmu karena lidahmu kepeleset saat mengucapkan sesuatu

   

Dulu, teman baik gw pernah salah mengucapkan kalimat dalam cerita yang seharusnya:

           

Dahulu kala, hiduplah dua orang bersaudara, bawang merah dan bawang putih

 

Dahulu kala hiduplah dua orang bersaudara, barang mewah dan bawang putih   

 

Hahaha. Itu sih biasa. Sekarang juga dia masih tetap suka salah mengucapkan kata “Statika”.

Gw        :  apa itu? Statistika?

Temen   :  bukan, statika. ada deh pelajarannya

Gw        : lho, gampang toh ngucapinnya? Statit…ka

Doeng. Gw juga salah ngucapinnya.

   

Finalnya, pengalaman paling memalukan dialami ade gw beberapa waktu lalu… ini adalah akibat adanya kelas bahasa pada hari Senin di mana ia diharuskan belajar 3 pelajaran bahasa dalam satu hari which are Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Bahasa Mandarin.

* Ce, sekarang aku ga bisa ngomong bahasa Indonesia dengan bener lagi nih…

+ Hah? Maksudnya?

* Iya nih… gara-gara belajar bahasa Mandarin, kalau baca “t” jadi “d” kalau baca “d” jadi “t”…

   

Alkisah, kemarin Jojo (ade gw) pulang bareng temennya, dan tiba-tiba ia melintasi seekor kodok/katak lagi nyebrang jalan dan hampir keinjek temennya.

 Ade gw            : EH KOTOK!!! 

Temennya       : (refleks loncat) MANA!! 

Ade gw            : (aduh salah ngucapin gw. Kok bisa jadi kotok sih). Eh, salah. KADAK!!!!   

Huakakakakakkakak. Gw langsung ngakak sejadi-jadinya. Serius deh. Bisa salah dua kali dalam beberapa detik menegangkan. Hampir ngelindes kodok, salah sebut pula.

Selesai… sebagai bonus, gw kasih beberapa fun “tongue twister”… READY??? GO!!!

  Six sick slick slim sycamore saplings.



A skunk sat on a stump and thunk the stump stunk,
but the stump thunk the skunk stunk.



Peter Piper picked a peck of pickled peppers.
Did Peter Piper pick a peck of pickled peppers?
If Peter Piper picked a peck of pickled peppers,
where’s the peck of pickled peppers Peter Piper picked?



Betty Botter had some butter,
“But,” she said, “this butter’s bitter.
If I bake this bitter butter,
it would make my batter bitter.
But a bit of better butter–
that would make my batter better.”
So she bought a bit of butter,
better than her bitter butter,
and she baked it in her batter,
and the batter was not bitter.
So ’twas better Betty Botter
bought a bit of better butter.



A big black bug bit a big black bear,
made the big black bear bleed blood.



The sixth sick sheik’s sixth sheep’s sick.



I slit the sheet, the sheet I slit, and on the slitted sheet I sit.



She sells sea shells by the sea shore.
The shells she sells are surely seashells.
So if she sells shells on the seashore,
I’m sure she sells seashore shells.



A Tudor who tooted a flute
tried to tutor two tooters to toot.
Said the two to their tutor,
“Is it harder to toot
or to tutor two tooters to toot?”



I am not the pheasant plucker,
I’m the pheasant plucker’s mate.
I am only plucking pheasants
’cause the pheasant plucker’s running late.



A flea and a fly flew up in a flue.
Said the flea, “Let us fly!”
Said the fly, “Let us flee!”
So they flew through a flaw in the flue.



A bitter biting bittern
Bit a better brother bittern,
And the bitter better bittern
Bit the bitter biter back.
And the bitter bittern, bitten,
By the better bitten bittern,
Said: “I’m a bitter biter bit, alack!”



Mr. See owned a saw.
And Mr. Soar owned a seesaw.
Now See’s saw sawed Soar’s seesaw
Before Soar saw See,
Which made Soar sore.
Had Soar seen See’s saw
Before See sawed Soar’s seesaw,
See’s saw would not have sawed
Soar’s seesaw.
So See’s saw sawed Soar’s seesaw.
But it was sad to see Soar so sore
Just because See’s saw sawed
Soar’s seesaw!
THE END ^^ THANK YOU

One thought on “Twisted Tongue

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s