Ibu dan Kenek

    Kemarin, waktu pulang dari kampus hari Sabtu, ngerjain tugas kelompok, penulis naik bus 102 sampai Ciputat… dan menyadari bahwa… IA KURANG TIDUR. Pasalnya naik bus ke kampus, ketiduran, pulang naik bus, ketiduran juga, pas naik angkot hampir ketiduran.

Sudah beberapa hari tidak nulis blog, tangan gatel rasanya (sambil garuk2 tangan), penulis mau cerita nih. Kemarin pulang naik metromini 102 dan ketemu ibu-ibu marah-marah di bus. Pasalnya udah sampai tujuan, menurut si ibu, keneknya lupa balikin uang 10 ribunya. Kejadiannya cukup samar, karena suara bus yang lagi ngebut kabur dari polisi terminal lebak bulus, yang kedengeran cuma suara ibunya.

Keterangan: Kejadian terjadi di pintu belakang metromini 102, kenek berdiri di pintu belakang, ibu berdiri di dalam sambil teriak-teriak

Ibu        : BALIKIN 10 RIBU SAYA!!

Kenek        : (ngedumel ga jelas, busnya berisik banget)

Ibu        : TADI SAYA MINTA, KAMU GA MAU BALIKIN. SEKARANG JUGA GA MAU!! BALIKIN

Kenek        : (ngedumel ga jelas, busnya tambah kenceng, berisik banget)

Ibu        : TURUNIN SAYA! INI UDAH KEJAUHAN!! BALIKIN 10 RIBU SAYA!!

Kenek        : (ngetok2 atap 102 pake koin, tapi ga kedengeran, busnya lagi ngebut sih, terus semua penumpang asik nonton, ga ada yang suruh sopirnya berhenti, termasuk saya yang lagi nonton adegan sinetron jalan gratisan)

Ibu        : KAMU JANGAN SEENAKNYA YA! (ngedorong keneknya dengan marah)

Gila, jantung gw mau lepas rasanya, si kenek hampir kelempar keluar bus! tenaga si ibu ternyata tidak kalah dari preman-preman ibukota, mungkin terbiasa latihan tinju atau rugby tiap Sabtu sore, tenaganya kuat sekali. Untung si kenek sempet megang gagang pintu, kalau nggak, pasti udah kelempar keluar… apalah artinya 10ribu kalau nyawa melayang… duuuh.

Akhirnya si ibu diturunin, ga lama, kita semua juga diturunin, penulis lanjut naik angkot pondok labu-ciputat. Yah, biasa deh, macet. Tapi hari sabtu lumayan sepi, tetep aja karena sudah sampai ciputat, dituruninlah kita. Gw selamat sampai ke rumah. Semoga si ibu dan si kenek juga selamat sampai ke rumah.

 

Pesan moral:

  1. minta bus berhenti kalau ada yang mau turun (iyalah)
  2. syarat jadi kenek: ingatan kuat. Minum cerebrovit atau latihan menghafal setiap hari
  3. jangan pernah menghadapi pertengkaran di pinggir pintu, kalau tiba-tiba kita jatuh… uang 10 ribu kan ga cukup untuk pengobatan luka…
  4. jangan pernah marah sampai mendorong kenek, anda tidak pernah tau sehebat apa kekuatan anda kalau lagi marah ;), dan yang pasti…
  5. SELALU MENGONTROL DIRI DI MANA PUN ANDA BERADA

     

     

Salam damai J

FIN

2 thoughts on “Ibu dan Kenek

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s