Piece of Hope and Thoughts

Jadi gloomy gara-gara dengerin lagu ini. cocok didengarkan saat sedang ingin menangis… this song is dedicated to all of my friends who have passed away last year. I lost so many friends last year… I’ve spent too much tears last years.

Harusnya gw udah tidur sekarang, tapi beberapa hari ini gw baru sadar kalau ternyata banyak yang nanyain blog gw… maaf gw menelantarkan blog gw >_<… tidak bermaksud demikian… hanya saja terlalu banyak hal yang rasanya tidak pengen gw ceritakan… entah kenapa, akhir-akhir ini gw mulai memendam perasaan lagi…

Kadang ada perasaan kalau hidup ini tidak adil, kenapa gw harus berusaha demikian keras sedangkan yang lain bisa bersenang-senang? Kenapa gw mau aja dimanfaatkan? Kenapa gw mau rela duduk depan komputer menyelesaikan semua project sedangkan partner gw pergi bersenang-senang, nonton, pacaran, tidak peduli sama gw? Kenapa gw mau jadi teman dari orang-orang yang sebenarnya hanya mau memanfaatkan kepala gw demi koneksi masa depan mereka?

Semakin gw berpikir, semakin gw merasa pusing. Gw orang yang hidup demi ilmu pengetahuan, mereka orang yang hidup demi kenikmatan hidup. Kita jelas-jelas menempuh jalan yang berbeda. Mereka yang hidup supaya menjadi orang kaya dan bisa bersenang-senang sampai maut menjemput di kemudian hari, dan gw yang hidup demi cita-cita dan eksistensi gw di dunia. Gw bahkan tidak peduli kalau gw akan mati besok. Gw rasa semuanya terlalu berbeda.

Semuanya terlalu mengerikan untuk dipikirkan.

Sekalipun semua mengatakan menerima gw apa adanya, apakah akan ada seseorang yang benar-benar mengerti gw apa adanya? Di mana dia sekarang? Di mana mereka? Gw harus mengakui sesuatu, gw stress. Gw jarang online YM dan MSN akhir-akhir ini. Gw memang sakit dan stress. Sakit fisik tidak masalah, tapi beban mental sangat bermasalah. Ada kalanya gw merasa kesepian. Bagaimana sih rasanya, kok bisa kesepian di antara sekian banyak teman-teman yang selalu mendukung dan bergembira di sekitar…

Gw selalu berpikir, kalau saja seandainya gw menghilang esok hari, adakah yang menangisi gw selain keluarga gw? Apakah gw akan dilupakan setelah satu minggu kepergian gw?

Gw rasa begitu.

Tapi belum saatnya gw pergi, masih banyak jodoh yang belum gw penuhi, masih banyak tugas yang belum terselesaikan. And i hope i would find that guy soon.

Note: I’m just feeling gloomy. It doesn’t mean that I hate someone or all people living around me. I’m having such a great time every day, but I need to write this down… I need to throw those negative feelings away.

5 thoughts on “Piece of Hope and Thoughts

  1. cieileh, dah mao ke melb dibayarin, jadi banyak pikiran ya… hehe…

    gw jg sering merasakan hal yang sama sih… kayaknya gw kebanyakan mikir, belajar, kerja, dll jadi kurang bersenang2 di masa muda… hikz… but then I think the result will come, later on in real life (college is not real life, LOL)…

    -Kurniady

  2. eh sialan loe. wkk. yang mo mendulang dolar di sydney diem aja deh.

    iya. tepat kayak yang lu sebutkan itu kur… huks huks. gw merasakan hal yang sama. tapi yah, tidak ada kata MENYERAH dalam kamus gw! HAJAR TERUS!!! huahahahha. cayo cayo. I wish the best for the both of us. moga-moga kerja keras kita masing-masing membuahkan hasil yang setimpal. amiiin ^^V

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s