Life 2009 [Updated]

Sekarang jam 1:20 pagi dan untuk pertama kali setelah beberapa hari ini terakhir ini… gw berhasil menulis blog. Huhuhuhu. Padahal tiap hari di depan komputer, tapi entah kenapa selalu aja ada kerjaan. Gw dikejar-kejar sama orang-orang yang ngasih gw kerjaan. Mau kabur pun nggak bisa. Mau tidur, ditelpon. Mau makan, disuruh online. Alhasil, sekarang ini, jari tangan gw agak-agak numb, mati rasa. Tapi rasanya kalau nggak berhasil update blog hari ini, nanti beberapa hari ke depan gak bakal ada waktu lagi. Soalnya gw masih harus nge-PHP terus. *masih semangat karena websitenya jadi cantik dan yang penting, CODING gw udah rapih. Kemaren sih acakadul nggak kebaca. Gw sampe stress sendiri*.

Fiuh. Apa yang mau ditulis? Banyak! Tapi nanti aja deh… >_< gw bahkan belom sempet jadi problem tester. Hiks. Pake acara salah baca soal (lagi). Terus, belom main sapi-sapian. Belom pernah sama sekali bukan karena nggak mau (gw emang pusing liat backgroundnya), tapi karena emang nggak sempet sama sekali. Gatel ngecoding. Tapi dibilang nggak coding, ya nggak juga… PHP oh PHP cepatlah kau berlalu. Requirement kok rasanya nggak habis-habis… dan gw merasa gw udah lupa sama Java, secara nih PHP berantakan mampus. Aaa… gw kehilangan kerapihan gw, pas liat sistem DABC lagi… gw merasa. Damn gw harus kembali ke Java kalau web. Berantakan bener ini PHP.

Hoahemm. Gak ada niat nulis… udah ngantuk. Gw akan update kehidupan gw beberapa minggu terakhir ini aja ya, terus pergi tidur.

  1. Tanggal 8 desember 2008 siang, dikasih tau, suruh ikut test IELTS tanggal 13 desember, karena katanya itu adalah jadwal terakhir untuk test IELTS tahun 2008.
  2. Tanggal 8 desember 2008 siang itu juga, langsung telpon sana sini dan menemukan bahwa tanggal 13 desember jadwalnya sudah penuh semua. Ada satu jadwal lagi yaitu tanggal 20 desember.
  3. Tanggal 8 desember 2008 malam, panik karena gak tau IELTS itu apaan. Langsung belajar satu minggu, ikut workshopnya 5 hari. Di tempat workshop, gw ketemu adiknya temen sekelas gw, anak dari singapore, dua anak sanur pos, yang semuanya mengira gw anak umur 16 tahun yang mau masuk college. Great. Oh, gw juga ketemu guru matematika lulusan jurusan metalurgi. Katanya dia bisa bikin koin 100/500 an loh.
  4. Tanggal 20 desember 2008 pagi, test IELTS di raffless international school, siangnya pergi jalan bareng2 ke PIM buat makan siang, terus balik lagi buat ikut test speaking jam 2. Setelah itu, kelar dan tinggal menunggu hasil.
  5. Tanggal 5 januari jam 8 pagi, nilai IELTS gw keluar, nilainya 7 7 7 6, overall 7. Nilai 6 ada di speaking, di mana si bule rada stress ngajak gw ngomong, karena gw rada bingung sama pertanyaannya. Jadi gw nanya balik mulu, atau gw jawab “I don’t know. How should i know”. Intinya… gw nyolot.
  6. Tanggal 5 januari jam 10 siang, adalah hari terakhir submit scholarship application ke La Trobe University. Siang itu, gw isi form, bikin statement of purpose (alasan kenapa gw mau ke sana. Mengarang indah ½ jam), cari recommendation letter dari dua dosen, panik memilih course untuk diambil di sana, dan lain lain.
  7. Tanggal 5 januari jam 9 malam, semua aplikasi sudah dikirim. Tidur deh
  8. Entah tanggal berapa, ada kabar gw keterima
  9. Waktu itu, gw pusing, mau kasih tau siapa ya.
  10. Malam itu juga, gw diajak satu tim buat arkavidia. Sayang tidak bisa ikut… maaf Sofia >_< minta Su carikan jodoh untukmu ya…
  11. Setelah itu, ujian umum
  12. Sambil ujian umum, gw urus visa
  13. Dan ikut medical checkup,
  14. Daaaan tanggal 27 Januari kemarin, visa sudah disubmit. Tinggal nunggu deh
  15. Sayangnya, ini sudah 13 hari. Dan dalam 13 hari ini, belum ada kabar. Gw sih gak cemas. Gimana mau dicemasin, wong gak bisa berbuat apa-apa selain menunggu. Tapi kemudian, pembicaraan gw dengan orang-orang akhir-akhir ini jadi berubah gara-gara visa ini. Gw merasa visa gw lebih terkenal dari gw sendiri. Kalau orang-orang ketemu gw, yang ditanyain “visanya udah keluar?” “kapan visanya keluar?” “kapan pergi ke aussie?”. Kenapa banyak orang nanya begitu ya…. gw rasa mungkin itu disebabkan karena eksistensi gw di kampus sangatlah menyebalkan. Mungkin gw adalah masalah bagi warga Binus sehingga gw harus didepak secepatnya dari sana. *menangis tersedu-sedu*.
  16. Dan yang paling memusingkan “cari pacar bule di sana, Fi”. Buset. Tinggal 20 taun di indonesia aja belom pernah punya pacar. Gimana lu berharap dalam 6 bulan gw bisa punya pacar bule??? Jangan-jangan pas gw udah di sana, gw malah dianggap anak 14 tahun… oh no… badan gw kecil begini… benar-benar statement yang menyakitkan… *menangis tersedu-sedu lagi*.
  17. Tapi gw baru tau kalau nge’brojol’in anak di Aussie, akan dapat 5000 AUD untuk baby bonus. :D (berencana ngajak calon suami gw pindah ke sana aja nanti). Waw. Dan katanya kalau anda PR atau warga sana, dan gak punya kerjaan, anda akan dikasih 1000 AUD / orang dalam keluarga setiap bulan. WAW. Diambil dari mana uangnya? Tentu saja dari gaji Kur-kur pajak pemerintahnya yang 40% itu.
  18. Terus gw dikirimin “survival guide book” yang pengen gw sobek-sobek, karena isinya meskipun cukup membantu, tapi berasa kayak buku acara pariwisata. Ada nightlifenya, keterangan pub pub nya, dan tentu saja daftar restoran dan pasar yang bisa dikunjungi anak-anak yang malas masak kayak gw. And then… mana nih, kok denah tempat jalan-jalannya ada, tapi gak ada peta cara mencapai perpustakaan dengan selamat…
  19. Kemudian, meskipun sudah berencana masak balado telor di sana, ternyata kata ibu babtis gw, harga bawang di sana 2 AUD 3 siung. Udah gitu pasarnya cuman buka hari sabtu. Kenapa orang sana malas sekali… di HARVEST MOON AJA pasarnya buka tiap hari, meskipun bukanya jam 9… huhuhu. And not to mention, tidak akan ada gado-gado… *nangis*… bye bye ketoprak…
  20. Gw juga udah punya baju tebal. Tapi katanya panasnya di sana sampai 47 derajat. Lalu ngapain gw pakai baju tebal?
  21. Iya, gw mau nonton kebakaran hutan di Victoria. :D. Kayak gimana coba ngeliat pohon meletus gara-gara kepanasan dari jarak dekat.
  22. Dan gw masih bingung mau bawa kitab suci bahasa indonesia atau bahasa inggris ya. Masalahnya gw nggak ngerti yang bahasa inggris, tapi kalau gw ke sono bawa yang bahasa indonesia, ntar pastornya ngomong pake bahasa inggris…
  23. Terus gw bingung mau TINGGAL DI MANA. Belum pesan rumah lho. Gw adalah calon homeless. Gw rela sih tinggal di perpustakaan. Tapi mau dikemanain 20 kg barang gwaaaa. Sementara ini sih masih di temporary accomodation. Tapi kalau dalam seminggu nggak dapat rumah, mungkin gw bakal didepak, dan kalian, para pembaca blog, mungkin berkesempatan menemukan gw update blog setiap hari, menceritakan betapa menderitanya gw, sekaligus betapa bahagianya gw berada di antara banyak buku. Atau mungkin… akan ada berita international di koran Kompas “Tidak Bisa Mengurus Dirinya Setelah Sampai ke Australia. Mahasiswa Pertukaran Pelajar dari Indonesia Menjadikan Perpustakaan Sebagai Rumah Barunya”.
  24. Terus gw pasti didepak dari B***s karena mempermalukan nama kampusnya. Mana nih, character building nya A, tapi nggak bisa ngurus diri sendiri, tidak mandiri, tidak berguna.
  25. Dan mungkin gw tidak akan diakui sebagai anak karena mempermalukan nama keluarga.
  26. Terus teman-teman gw pura-pura nggak kenal gw waktu gw pulang ke Indonesia.
  27. Tapi semua itu hanya mimpi :D. Gw pasti bisa hidup dengan baik di sana.
  28. Itu kalau gw nggak nyasar di airport nanti sih, salah naik pesawat memang bisa berakibat fatal, apalagi gw nggak pernah naik pesawat ke luar negri sendirian. Mungkin saja beritanya berubah “Salah Naik Pesawat dan Tidak Bisa Pulang, Mahasiswa Pertukaran Pelajar dari Indonesia Menjadi TKI di Las Vegas” *sejak kapan Las Vegas terima TKI*
  29. Ah anw, lagi-lagi itu semua hanya mimpiii… hanya mimpiii… *nyanyi*
  30. Kemudian, semua if-statement yang gw buat di atas, akan menjadi else, kalau… visa gw ditolak.
  31. Yawn…
  32. Sekarang gw lagi dikejar-kejar deadline yang maju semua karena gw harus ke aussie
  33. Gw baru sempat update blog jam 1 pagi
  34. Tapi yang pasti tanggal 14 ini gw tidak akan terkunci di ruang server. Amin. Gw mau jalan-jalan ah pas PALENTINAN. Ngapain ya… mungkin makan ketoprak, gado-gado, dan nasi padang sepuasnya.
  35. Oh, iya, pas tanggal 15 nya, ada semacam open house di B***s reguler, di mana gw diajak adek gw buat menyamar jadi anak baru… ikutan open house sekalian makan gratis katanya. :D. Kalau BI Day di JWC kan saya tak bisa ikut, soalnya saya sudah dikenal. =(
  36. Iyak. Sekian saja update blog saya. Sekarang jam 2:10. Saya mau tidur. Besok mau lanjut ngePHP lagi. Dudududuuu… *bernyanyi sebelum tidur*

 

*UTANG NGEBLOG LUNAS!!!*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s