Masuk rumah baru… bye bye tante…

Tidak ada hal menarik yang terjadi dalam hidup gw. Hidup gw biasa-biasa aja. Gak bisa masuk kamar sendiri itu biasa kan ya, gak bisa masuk kamar abis selesai mandi juga biasa kan ya. PINTU KAMAR GW MENGUNCI SENDIRI ITU BIASA KAN YA. Gara-gara itu gw jadi tidur pake bantal sofa, padahal gw baru pindah rumah. Kurang hebat apa coba.

*masih mengutuk diri sendiri, kenapa bego banget bisa kekunci begitu*

Iya gw tau, hidup gw aneh banget. Ada aja kejadian yang bisa gw tulis tiap hari. Damnit. Padahal gw pengen tulis, “hidup gw di melbourne sangat tenang, tinggal dengan housemates yang menyenangkan, belajar dengan tenang, tidur dengan nyenyak, bangun-bangun udah disediain makanan”…

Sepertinya blog ini perlu cerita. Dan yah. Memang perlu cerita. Hemmm… tapi gw gak mau cerita tentang bagaimana pintu kamar gw bisa terkunci sendiri, bagaimana akhirnya gw tidur di kamar Irene, bagaimana akhirnya gw bangun pagi-pagi hujan-hujan ke office buat cari si Andy, bagaimana akhirnya gw memutuskan buat olahraga pagi aja saking betenya, daaaan. Ah sudahlah. Gak mau cerita lagi. bikin malu aja. Hidup gw sudah cukup aneh… anw, ALL THE BEST!!! [Quote: si kakek TOGOTO]

So, yeah MIKE. I was eving a great day today, and I wrote this blog while staying in my room, trembling (my foot only). ^^

THE END


Eh, tumben blog gw isinya dikit banget. Gak ada yang mau ditulis sih, gw gosipin orang aja ah. Gini loh, Tau gak supir cewe yang suka ngebut naik Campus Bus itu? Dialah yang menolong kita untuk sampai di kampus dengan selamat dari temporary accomodation, tapi sekarang kita sudah pindah rumah, dan hanya perlu jalan kaki sedikit, sehingga kita mungkin tidak akan lagi sering-sering memanfaatkan Campus Bus itu. Jadi untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berkorban jiwa dan raga bagi nusa dan bangsa… eh, keterusan :P. Maksudnya, untuk mengenang tante sakti yang telah menyelamatkan kami dari ke-terpencil-an suburb, kami akan melaporkan hasil luar biasa yang kami dapatkan dari penelitian yang telah kami lakukan diam-diam setiap kali naik bus itu…

Kopling gigi-gigian

  1. Gigi 4 — digunakan untuk jalan lurus sejauh beberapa ratus meter
  2. Gigi 3 — digunakan kebanyakan pada saat belokan 270 derajat, paling ekstrim pernah digunakan pada saat belokan 90 derajat
  3. Gigi 2 — digunakan kebanyakan pada saat belokan 90 derajat
  4. Gigi 1 — apa tuh? Gak ada. Hari gini gigi 1??? Cupuuu…

Keadaan bus

  1. Jalan lurus — kecepatan tinggi, biasa ajah, tetap berdoa biar selamat, kemungkinan tabrakan minim
  2. Belokan 90 derajat — … gw rasa sih AGAK AGAK miring ya… iya. Gw yakin busnya miring!
  3. Belokan 270 derajat — MIRING, ketakutan, mulai pegang gagang kursi, siap-siap pasang seatbelt

Sesuai kata Darwis, mungkin pagi nyetir Campus Bus, malam bawa Ferrari. Nyah. Okeh! tak punya bakat programming? Tenang. Anda masih bisa beli Ferarri. Jadi supir Campus Bus aja ;). Btw, tante supir, gak ngeledek loh, gw dan Irene sangat mengagumi anda, tante keren, meskipun tadi gw sempet deg-degan gara-gara tante nyetir sambil ngobrol, sementara gigi koplingnya tetap di posisi 4, kita tetap bangga lho sama tante, :D, karena tante memperbaiki nama wanita-wanita yang sering dilecehkan karena nyetirnya suka serempet tong sampah… tenang tante! Teruskan perjuangan tante!!! *dah ah tidur, gw mulai ngigo kayaknya…*

THE END BENERAN

2 thoughts on “Masuk rumah baru… bye bye tante…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s