La Trobe: My Courses

March 4, 2009. Hari kuliah kedua gw. Sejauh ini gw baru masuk tiga kelas dari 4 courses yang harusnya gw jabanin. Hari jumat akan ada satu course lagi. Kesan kesan? Hmm,

  1. Graphic Programming

    Jumlah murid, akhirnya lebih dari 20 orang. Tadinya gw kira gw bakal kuliah di aula dengan jumlah anak sampai 100 orang, eh ternyata sepi. Kenapa sepi? Oh katanya kalau computer science di La Trobe emang sepi. Apalagi kalau subjectnya makin susah judulnya. Yah, oke, ini mah kelasnya sama aja kayak Binus Inter klo gitu KECUALI, sekarang isinya cowok bule semua… badannya GEDE-GEDE. Gw kayak anak SD yang saking jeniusnya sampai bisa duduk di bangku kuliah gitu. Dosennya? Ngomongnya cepet banget, terasa dikejar waktu, dan memang ternyata dia dikejar waktu :D. Tapi gak pa pa. Dia pinter kok. Hohoho. Gw puas dengan dosen ini. Terus Asistennya yang ngajar ituh juga gak kalah cepet. LOL. Tadi ngejelasin coding dengan kecepatan tinggi, karena dia bilang “ini gampang kok, makanya gw jelasin cepet-cepet ya”. *emang gampang sih*… si asisten ini dari Mexico, dapet beasiswa kuliah di sini sampe lulus PHD. Dan enaknya itu, dia dibayar pake US DOLLAR. Gw kan dibayar pake AUD. Ouch. Gak boleh ngeluh :P. Udah bagus dibayarin. Anw, saatnya belajar Managed C++ karena akan dipakai sepanjang course ini.

  2. Web Service Engineering

    Jumlah murid, kurang dari 20 orang, paling 12 orang doang. Gw kira ini pelajaran ada coding-codingnya loh. Judulnya aja keren, ada engineeringnya. Terus yang ngajar gw adalah course coordinator untuk faculty of Science. Orang cina, cewe, dan sudah ingat sama gw karena gw pergi minta approval course Graphic Programming sama dia. Sayangnya… pelajarannya MENGECEWAKAN. Huaaa *nangis*. Isinya teori doang. Hiks hiks hiks. Gw pengen pindah course yang ada codingnya… tapi gak ada pelajaran berbau C lagi di sini. Semuanya serba java. Huhuhu. Dan yang lebih parah, kalau mau pindah course lain, harus bilang sama yang ngajar Web Service ini, soalnya dia course coordinatornya… gawat… tidak ada jalan lain. Saatnya bawa laptop ke kelas. Kalau gak, bisa ketiduran. Dan kemudian, bahasa inggrisnya agak kacau. Jadi tambah ngantuk… Malamnya, gw bertekad, GW MAU BULE AJA YANG NGAJAR GWAAAA. JANGAN ORANG CINA LAGI.

  3. Advanced C++ for Games Technology

    Jumlah murid, yang datang tadi sih kurang dari 10 orang ya. Hahah. Tambah parah. Liat aja judul coursenya, “Advanced”, dan “Games”. Yawes, kabur semualah. Gw yang datang paling pagi, duduk sambil hitung-hitung nggak jelas, terus masuk satu orang lagi bapak-bapak (maap teman-teman sekelasku, kalian keliatan kayak bapak-bapak semua). Dan dosennya… OH NO. ORANG CINA LAGI, masih muda, keliatan kayak 25 taunan gitu. gw udah hopeless. Eh tapi pas denger dia ngomong, wah bahasa inggrisnya bagus… :D. Kalimat pertama yang gw dengar dari dia kurang lebih kayak begini “there’s usually not many people enrolled in this class ^^, but I prefer it to be like that so we can have more discussion (or something like that)…, I encourage you to ask questions”… waw. Sepertinya menjanjikan :D. Biasanya kan dosen gak mau ditanyain, biar gak keliatan begonya gitu :P. Heheheh. Dan penjelasan berikutnya membuat gw bahagia dan semangat 45. Dia bilang, “gw bakal ngajar C dan Managed C++, tapi kalau teori dan basic doang rasanya kalian udah tau ya, dan gw juga akan menekankan optimization. Jadi gw akan ajarin kalian sepanjang course ini coding-coding yang optimized, cara optimized, dan juga coding-coding yang non-optimized tuh kayak gimana. Kemudian karena judul course ini ada kata –games- nya, jadi contoh-contoh coding akan berhubungan dengan games. Tapi gw juga akan ajarkan lebih banyak coding C dan optimizationnya yang tidak berhubungan dengan games juga”. Dan dari penjelasan topic-topic per weeknya, gw cuma bisa bersorak dalam hati “HOREEEE”. Udah gitu dia pinter pula. Senaaaaaaaaang. Akhirnya ada dua courses yang worthed, gw agak gak yakin dengan course yang keempat, karena menurut kata semua orang, itu adalah teori yang mudah dan gak butuh pemikiran yang ribet-ribet.

  4. Decision Support System

    Yap, buat yang udah pernah ngambil, pasti bilang ke gw kalau itu gampang. Jadi mungkin beneran gampang :D. Yasudahlah, gw kepepet gak tau mau ambil kelas apa sih sebenarnya. Ambil yang ini aja, judulnya lumayan keren buat CV. LOL.

Okay, those are all my courses. Hari ini gw ngapain aja? gw kuliah dua mata pelajaran. Graphic Programming, dan Advanced C++ for Games Technology. Dua-duanya menyenangkan. Wahahaha. Gw kuliah dari pagi, dan si Asisten GraphProg gw mengadakan survey untuk games gitu. Jadi dia dan si professor yang ngajar gw itu bikin game kayak Counter Strike gitu tapi untuk educational, dan dia nanya siapa aja yang mau jadi volunteer buat cobain games dia. Dia bilang “this game requires you to shoot monsters, it involves violence, bla bla”. Beh, denger kata violence, gw gak jadi tunjuk tangan buat volunteer. Udah gitu mainnya tembak-tembakkan. Gw selalu aja kena tembak duluan kalau main Counter Strike. No no, jadi gw tidak tunjuk tangan. Eh tau-tau si Asisten ngeliat ke gw terus bilang:

Assistant    : we need volunteer, especially you (ngeliat ke gw)

Gw        : … eh??

Assistant    : yes, we need a girl ^^, do you want to do it?

Gw        : (baru sadar, gw cewek sendiri! Astaga, mana tuh cewe yang satu lagi, weudeh, hari kedua udah gak masuk kuliah)…………………………………………. ..o…oo kay….. Now?

Assistant    : yes, now, it would take just 20 minutes. ^^

Dan akhirnya, gw ikutan surveynya. Haaah. Udah deg-degan. Takut gw, klo monsternya serem-serem, bisa teriak gw. Anw, akhirnya gw dibawa ke ruang percobaannya di gedung Beth Gleeson (gedung Faculty Computer Science tercinta). Eh pas main, taunya monsternya cupu. Tapi gw gak kalah cupunya, wakkakak. Tembakan gw meleset mulu. Kalo liat cowok-cowok itu main, gw pasti dibully-bully. T_T.

Selesai jam 11.30, lapeer, mabok (pusing gitu abis main, kena radiasi. Hahaha), langsung ke Agora (main campus), cari sushi, 4,4 dolar dapat dua batang. Terus duduk makan. Rencananya jam 1 mau ikut seminar “Finding Jobs sambil kuliah gitu”. Jadi gw cari-cari tempat duduk. Tapi ternyata tidak ada tempat duduk yang terlalu hangat untuk diduduki. Semuanya penuh, udah gitu, angin berhembus ke mana-mana. Suhunya 12 – 15 derajat celcius. Rasanya kayak makan sushi dalam kulkas… jam 12.30 gw berhasil menemukan tempat duduk. Terus gw sms Darwis, tanya jam berapa seminarnya. Dia bilang “jam 12″…

Nyah… ternyata salah jam… T_T. Udah ah, pulang aja. makan lagi. abis makan, gw pergi kuliah lagi, abis kuliah, pulang, siap-siap mau TCO. Pas liat jamnya. LOH KOK BERUBAH LAGI. dasar cacat ini Melbourne. Gara-gara ada daylight saving time, jamnya berubah-ubah seenak jidat. Kemaren gw liat waktunya jam 11.00 malam ini, tadi pas gw cek, malah jadi besok jam 1 siang. Yasudahlah, gpp. Jadi tetap bisa tidur dengan benar. Eh tapi gw lupa bilangin Dwika ya. Hmm. Gpp deh. Biarin dia contest sendiri malam ini. Wekekek.

Wues. Nia baru aja lewat pake rok mini. =.= hebatnya… *iri*

Gw    : Nia, lu gak dingin apa?

Nia    : nggak, ini sejuk koook ^^

OMG. Sekarang 15 derajat celcius!!! Gw gak bakat jadi orang bule kali ya.

 

Fin

8 thoughts on “La Trobe: My Courses

  1. @Saudara Dwika Putra
    Saya bukan pervert, tapi saya hanya mengikuti naluri saya sebagai lelaki. Jika anda sebagai lelaki tidak punya naluri seperti itu, maka pertanyaan saya adalah, “Sehatkah anda saudara Dwika?” :P

  2. @FelixJ & Dwika: jadi mendingan pervert ato homo? anw, kalian berdua sehat kan? ngapain lu saling nanya kabar kesehatan masing-masing di blog gw. *geleng-geleng*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s