Gado-Gado

huhu. saya lagi homeland sick. apa yang gw kangenin? gw kangen rumah gw. sial… kasur gw, meja belajar gw, dan yang paling parah, GADO-GADO, NASI GORENG ABANG, dan NASI PADANG. *menangis tersedu-sedu*

Jadi emaak, anakmu di sini jadi tukang masak gado-gado… huahaahahahaha. eh serius. jadi begini ceritanya, minggu kemarin itu gw dan Irene dapat tugas masak buat FOCUS (kayak CIC nya Binus gitu deh), terus karena kita mau mengenalkan budaya Indonesia, dan tugas kita adalah masak vegetarian food, kita langsung memutuskan. GADO-GADO!!! cling cling!

semangat 45!! Minggunya, kita pergi ke Laguna (toko Indo) dan belanja bahan. karena gw terang-terangan mengaku “maaf, saya gak ada waktu ngulek kacang sampe jadi sambel kacang”, jadi langsung aja kita putuskan untuk beli bumbu jadinya. hohoho

kemudian masalah berikutnya adalah… sayur apa yang harus dipake nih? omg. nggak ada yang jual kangkung di melbourne…. *tarik napas*, yak, jadi kita pakai bahan seadanya aja…
1. Kentang
2. Wortel
3. Buncis
4. Brokoli
5. Selada

seakan-akan list di atas itu belum cukup aneh, hampir aja gw masukin tomat ke dalam list nya *gw freak tomat XD*.

Hari H
Akhirnya cuma nomor 1 sampai 3 yang dipakai karena brokolinya kita pake masak makan malam kita, dan seladanya ternyata bukan selada melainkan sawi kriuk2 gak jelas. gw gak inget sih sawinya dipake apa nggak :D.

Bikin sambel kacang satu panci gede, terus kentangnya kita baked pake oven, dan dengan dodolnya kita lupa setel suhu nya, satu jam berlalu dan kentang tidak matang, ya sudahlah, pake microwave aja. 10 menit. ting, baked potato.
terus wortel, dan bahan2 lain semua dipotong-potong, gw masih sibuk ngurusin sambel kacang, irene sibuk potong bahan, jam 6.30 makanan jadi, bungkus, bawa

sebelum pergi, sambel kacangnya dikasih kecap manis
Irene: “masih agak pedes…”
Gw: “ini gak pedes sama sekali……….”
Irene: “harus pake standar gw kalo di sini!”

baru ingat.. bule2 gak bisa makan cabe. ah gak seru ah. jadinya sambelnya ditambahin kecap manis dah biar pedesnya hilang. Ini Gado-Gado apa Siomay seh????? terus jeruk nipis kan gak dijual di sini, ganti lemon dah :|.

sampai sana, langsung taro di meja makan besarnya. semua orang berkumpul dan terheran2.
“is this indonesian food???”
“yeah”
“how to eat it?”

Irene udah tau mereka gak mungkin ngerti cara makannya, jadi sambel kacangnya langsung dia tuangin ke sayur dan dia aduk-aduk di panci.

hasilnya bagaimana?
well, all Asians love Gado-Gado!!! tapi tidak semua bule suka gado-gado :D. ada yang alergi kacang, ada yang merasa sambelnya pahit, ada yang merasa sambelnya asem. gubrak deh.

Bule: “it has kinda weird taste… try it”
Bule2: “….”
Gw: “….” *deg2an*
Bule2: *ngambil lagi*, “it’s nice ^^”

horee. kalau para singaporean dan malaysian mah langsung berbahagia liat Gado2… “Satay sauucccceee!!! SEDAAP”

gubrak.

hari minggu di gereja, masih ditanya “when will you cook Gado2 again?”… well, kapan ya. nantilah.

maafkan aku Indonesiaku, aku mengenalkan gado-gado yang bukan gado-gado… >_<

FIN

2 thoughts on “Gado-Gado

  1. wah…parah loe fin, memperburuk citra “Indonesia” dengan gado-gado ‘gadungan’ untung ga’ ketahuan polisi indo hehe… :)
    lebih baik mengenalkan daku pada mereka…hihi..narcis…btw, ok lah…lain kali harus lebih baik…hohoho…

  2. wkkwkwkw….sawi kriuk2nya kt pake koq akhirnya. lgan klo dah dtuangin bumbu, jg udh gak tlalu jlas apa itu bahan yg kt masukin. KEcuali klo dah dmakan mgn n lidah org yg makan cukup tajam hahha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s