BURGER KING

untuk kesekian kalinya aku menyapu tisu yang terjatuh di lantai keramik yang diharuskan untuk selalu mengkilap itu. Hari ini waktu menunjukkan pukul 4 lewat 15 sore. Ruangan sebelah sangat berisik, penuh dengan anak-anak berlarian, dan tentu saja lagu-lagu yang menandakan adanya acara yang sedang merayakan hari jadi seseorang. Ibu-ibu berbaju santai dan mahal duduk tersebar di beberapa meja. Asiknya mereka berbicara dan berramah tamah tanpa menyadari diriku yang harus membersihkan sisa makanan mereka. “Ah apa peduli mereka. Haha”. Begitulah makiku pada diriku sendiri. Seorang gadis kecil berbaju hijau dengan rambut yang sudah diblow berjalan dengan riang diikuti beberapa temannya. Aku menyadari gadis kecil itulah yang berulang tahun karena seorang ibu mendatanginya dan berkata “Happy Birthday sweetie. I’m Tania’s mother, remember?”.

Saat acara itu sedang berlangsung masuklah seorang gadis remaja berbaju coklat dan ayahnya. Kelihatannya mereka hendak makan sore. Yang jelas mereka tidak diundang oleh si gadis kecil berbaju hijau karena si gadis remaja ini diam-diam menyapu ruangan untuk mencari siapakah yang berulang tahun di balik ruangan itu. “Ia tidak mungkin peduli padaku”. Lagi-lagi aku mendeklarasikan suatu pernyataan yang tidak berguna kepada diriku sendiri. Harga diriku terluka. Aku membetulkan pernyataanku. “Ah. aku tidak peduli apakah ia peduli padaku atau tidak” pikirku “Ia tidak terlalu cantik,”

Aku memeriksa tempat saus yang sudah hampir habis. Namun niatku untuk mengisi kembali tempat sambal itu teralihkan karena kusadari gadis itu menatapku. “Ia menatapku? Apakah ia menyadari kehadiranku?”.Tapi ternyata ia hanya menatap tempat sambal itu.

Aku menghela napas. Apa yang terjadi pada diriku. Pekerjaan ini begitu membosankan. 20 tahun lalu, akulah yang berperan sebagai gadis kecil itu. Akulah yang 20 tahun lalu berlarian dengan bahagia di restoran fastfood ini. Dan sekarang aku menatap seorang gadis kecil lain berlari dengan riang dan membuang sampah tisu ke mana-mana untuk memberikanku sedikit pekerjaan tambahan. “Apakah ia akan menjadi seperti diriku sekarang di masa depan?” aku berbicara pada diriku sendiri lagi. “Waktu berjalan terlalu cepat… Nikmatilah waktumu gadis kecil” ujarku dalam hati sambil memungut dengan sabar tisu dan kertas yang ada di bawah meja.

Ya, waktu berjalan terlalu cepat.

Kulihat gadis berbaju coklat itu dan sang ayah sedang memperdebatkan terbuat dari apakah gulali yang akan dibagikan kepada anak-anak yang sedang berpesta itu. Rasa ingin tahu mereka begitu besar, pikirku. Apakah mereka akan memikirkan bagaimana perasaanku bekerja di tempat aku merayakan ulang tahunku dahulu?

“itu tidak mungkin”. Jiwaku kembali menolak untuk dikasihani. Aku menolak untuk menyesali hidupku. Masa lalu dengan segala kenikmatan hidup bukanlah sebuah burger yang bisa dimakan pada pukul 5 sore di sebuah hari di bulan Oktober. Tisu-tisu yang dibuang merekalah yang membuatku tetap hidup. Perayaan ulang tahun gadis kecil inilah yang membelikanku sebuah burger untuk dimakan. Untuk apakah aku bersedih? “Nikmatilah waktumu hai gadis kecil…” aku bergumam untuk yang terakhir kalinya kepada diriku sendiri dan melanjutkan pekerjaanku mengepel lantai dengan penuh syukur.

Burger King, October 13, 2009, This story is half fictional half fact, and I’m just the third person sitting there with my father, watching and imagining thing while enjoying a Whopper Jr.. Haha. I typed it because I have nothing to do on my 2 hour journey home everyday…

2 thoughts on “BURGER KING

  1. haaaa? serius deh kenapa orang2 pada bertanya seperti itu. gw bener-bener gak ngerasa tua. wkwkwk. ini cerita gak ada hubungannya dengan gw merasa tua or something like that… :|…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s