Bandung Trip: Day 2

Hari kedua, adalah seminar di ITB. Sebenarnya seminar dijadwalkan hari Selasa dan Rabu, tapi kita memutuskan cuma ikut hari Selasa aja, itu pun cuma dua sesi, karena harus pulang, dan belanja dulu. Hehe…

Pembukaan seminar telat, seperti biasa (acara Indonesia, kalau gak telat, kayaknya gak enak gitu ya, ckckck), dan kemudian diumumkan karena menteri Depkominfo – Tifatul Sembiring harus peresmian apa dulu gitu… lupa… jadi lagi on the way katanya. Gak berapa lama, datanglah mereka semua. Kemudian pembukaan dilakukan oleh bapak rektor ITB, dilanjutkan menkominfo, yang khas dengan hobi berpantun dalam pidato-pidatonya.

Pembukaan pun selesai, dan dilanjutkan dengan seminar. Selama seminar, dijelaskan macam-macam… tapi kok gw gak terlalu ngerti ya. Mungkin karena seminarnya tentang membangun ekosistem Broadband, jadi banyak pembicaraan tentang pembagian frekuensi-frekuensi, ada juga pembahasan mengenai RIM dan regulasinya, kemudian pengaturan regulasi, kenapa perlu tambahan UU ITE, dsb. Kemudian ada juga fakta-fakta menarik seperti, jumlah pengguna handphone sudah melebihi jumlah penduduk Indonesia… yaitu 100,1%. artinya, banyak orang yang menggunakan lebih dari satu handphone (hoo… masuk akal… -ngelirik orang-orang kantor gw-)…

Selama seminar itu, gw menghasilkan 1/2 halaman catatan, dan 3 halaman karikatur (yang menunjukkan betapa bosannya gw), satu dosen gw yang memang ngerti, sangat rajin mencatat, sedangkan yang satu lagi, sepertinya juga tidak memperhatikan. Hahaha.

gambar 1 (udah diwarnai dengan krayon)

gambar 2 (udah diwarnai dengan krayon)

gambar 3 (udah kehabisan ide dan niat menggambar, teringat cerita orang kantor gw, katanya ada grafitti yang kayak begini somewhere di Jakarta)

Kemudian tibalah sesi pertanyaan, banyak sekali yang mau tanya, sampai moderatornya bingung, akhirnya dipilihlah beberapa orang untuk bertanya. Gw udah lupa-lupa ingat, tapi ada satu ibu yang mempertanyakan tentang masalah keamanan yang tidak dibahas selama sesi ini. Dan dijawab, bahwa memang bukan bahasannya, dan mungkin bisa mendapatkan informasi lebih lengkap dari forum kemarin… (hmm?)… dan satu lagi menanyakan tentang infrastruktur jaringan kita yang masih lemah dan kurang mendukung inovasi, dan dijawab oleh Roy Suryo sebagai wakil dari anggota Komisi 1 DPR untuk menyampaikan request tersebut kepada Komisi 1 DPR. Jadi begitulah. Mau koneksi internet gratis? Sampaikanlah kepada Komisi 1 DPR. Hebatnya, bapak ini ada juga memaparkan nomor telponnya di slide presentasi, jadi bisa dihubungi untuk konfirmasi… namanya juga wakil rakyat, jadi harus terbuka donk, iya gak. hahaha. Nomornya cantik, palindrome , mengandung tanggal lahir gw, dan beda satu digit sama bulan lahir gw. Jadi mudah diingat. (dan ternyata tersebar di internet… orang terkenal emang beda ya :D )

Oke lanjut, setelah jam makan siang, kita pun beranjak pulang. Dua dosen gw menuju Rumah Mode, dan gw minta diantarkan ke tempat fotokopi lagi di Dunia Baru. Si tukang fotokopi mencoba menebak-nebak siapa gw. Tebakan pertama: mahasiswi ITB? Tet tot… kemudian dia tebak lagi, alumni mahasiswi ITB yang lagi datang job fair di ITB? Tet tot… dan dia nanya lagi, berhasil dapat kerja gak setelah datang ke job fair ITB? Tet tot lagi…

Hasil kunjungan gw ke Dunia Baru menyebabkan gw mengeluarkan 70ribu perak untuk sebuah buku berjudul “ Introduction to Information Retrieval ” hasil tulisan profesor Stanford dan Stuttgart. Online versionnya gratis kok, kalau-kalau ada yang mau baca pdf nya, bisa akses di websitenya.

Setelah selesai, gw naik angkot ke Rumah Mode, dan kita langsung menuju Prima Rasa untuk belanja brownies dan molen. Gw beli cemilan untuk orang-orang kantor, terus lupa beli untuk diri sendiri. Tapi gw sempat menikmati chocolate mous sebelum pergi. Hmm, gw tetap lebih suka yang tiramisu.

Dosen gw beli tahu goreng yang enak sekali, dan kita makan di mobil sepanjang jalan pulang. Pulang dari Bandung jam 5, dan jam 6.30 sore sudah sampai Jakarta lagi. Entah karena gak macet, atau kecepatan mobil dosen gw yang mencapai 150 … X_X

Demikianlah kita semua sampai dengan selamat di kampus, gw beli Burger King untuk makan malam, dan pulanglah ke rumah untuk tidur, karena besok sudah harus kerja lagi.

Kesimpulan setelah menghadiri konferensi eII ini:

Konferensi adalah tempat yang bagus untuk membuka mata kita tentang apa yang dikerjakan orang-orang di kampus, instansi, dan organisasi lain. Gw dan teman gw setuju bahwa setidaknya anak-anak kampus kita harus dibawa untuk nonton forum atau konferensi untuk menunjukkan betapa mereka harus malu karena kurang motivasi untuk berinovasi dan hanya berjuang untuk sekedar lulus. Sekarang dosen-dosen gw sudah giat untuk mendorong anak-anaknya menulis paper . Tujuannya, selain bisa berbagi ilmu dan mendapatkan pandangan baru dari perspektif lain, kita juga bisa dapat ide bagaimana untuk mengembangkan hasil pikiran kita itu.

Komplain yang gw dapatkan dari dosen-dosen gw adalah, masalah jadwal yang tidak on time . Gw harus mengakui, budaya ngaret nya Indonesia tidak boleh dianggap wajar. Selain bikin orang kesal, juga merugikan. Tapi karena sudah budaya, berarti kebiasaan ngaret ini sudah ditoleransi. Karena itu kita tidak bisa lagi marah-marah ke sekelompok orang dan masalah selesai. Artinya, kita harus mulai dari diri sendiri. Mulailah dengan on time dengan jadwal kita masing-masing, sehingga nanti orang akan melihat bahwa itu adalah hal yang baik, dan mencoba mencontoh kita.

Advertisements

4 thoughts on “Bandung Trip: Day 2

  1. reaksi gw soal gambarnya aj ya.. :D
    @flower : cutee, warnanya bgs..
    reaksi gambar kedua: eh ada kelincinya di pojok
    reaksi gmbr k3 : OMO!! itu kelinci semua >__<! wkwkwk

    niceeee….. ^O^

  2. Btw, dua dosen itu dosen JWC? siapa aja? Elu nulis paper gak buat thesis? :D

    Dulu Pak Basuki (dosen gw + pembimbing thesis) encourage gw buat nulis paper, lalu submit ke workshop di Jogja, Accepted :)

  3. @su: kenceng kann huahahaa

    @ika: wkwk, gagal banget itu warna langit di gambar 1 >.< … gambar 3 lucu banget yak ^o^

    @FH:
    iya itu dosen JWC dua2nya, lumayan baru sih, jadi mungkin lu gak kenal. Gw nulis paper donk buat thesis gw, kan gw presentasi di forum ini. :D…

    iya, encourage banget buat anak-anak nulis paper, biar bisa lihat perspektif yang lebih luas… :D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s