Entrepreneurship and Passion

Found this 

at this 

Gw setuju dengan comment dagaz setelah menonton ini:

It’s amazing to see Steve talking so authoritatively at such a young age. Also how much respect was given to him back then.”

Oh ya, gw hidup di Indonesia. Indonesia adalah negara berkembang. Karena itu, gw rasa Indonesia cenderung mementingkan pertumbuhan ekonomi terlebih dahulu dibandingkan yang lain-lain. Dulu gw pikir semua negara seperti itu, kemudian seiring waktu berjalan, dan gw sudah sempat merasakan hidup di negara maju, gw mengetahui bahwa tidak semua negara lebih mementingkan pertumbuhan ekonomi. Setidaknya, mereka berhasil menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan bidang lainnya.

Satu hal yang selalu rajin ditekankan oleh kampus gw

ENTREPRENEURSHIP

Satu hal yang hampir tidak pernah gw dengar dari kampus gw

PASSION

Beberapa teman gw, menyarankan gw untuk ambil S2 bisnis. Alasannya? Ooo, punya ilmu bisnis itu bagus. Kenapa?

Oknum A: TI jadi basic aja.. sisanya manajemen

Oknum A: Steve Job aja drop out

Pertama-tama, gw mau ngomel2 dulu :D…

  1. Ngomel #1: Apa sih drop out? Apa sih? Apa?? Apa???? drop out = bego??? siapa yang bilang???
  2. Ngomel #2:Media tuh cuman suka gembar gembor yang heboh aja! “Orang drop out bisa bikin perusahaan lohhh, hebat lohhh”. Komentar gw terhadap hal ini cuman satu: irrelevaaaant X(

Huff, lega… oh ya, berhati-hatilah dalam mengambil kesimpulan. Hanya karena beberapa orang drop out jadi orang sukses, tidak berarti semua orang yang drop out akan jadi sukses. Ingin melihat kenapa orang-orang itu sukses? Coba baca buku biografi mereka, pelajari cara pikir mereka, dan kita akan bisa mengerti kenapa mereka sukses.

Membangun perusahaan startup memang keren, tapi untuk tetap bertahan, bukan hanya kemampuan manajemen yang penting, tapi juga semangatnya. Gw katakan dengan jujur, gw tidak terlalu menghargai perusahaan yang hanya bertahan demi menghasilkan uang. Perusahaan dibangun untuk membangun manusia ke arah yang lebih baik, menciptakan inovasi demi inovasi yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan dan keseimbangan hidup manusia dan lingkungan.

Mau bikin perusahaan besar, tapi motivasinya adalah supaya bisa sekaya Steve Job? Jangan harap.

Steve Job memang drop out, tapi idealisme dan passionnya tidak. Kemampuan manajemen bisa dipelajari di sekolah atau dari pengalaman bekerja, tapi idealisme dan passion itu tumbuh dan dipertahankan oleh diri sendiri.

One of the things that made Apple great was that in the early days, it was built from the heart, not by somebody who came in and said “I know how to build a company, here’s what you do… ta ta ta ta ta ta… it wasn’t built that way. It was built from the heart

One of my largest wishes is , that we build NeXT from the heart..”

that we’re doing this because we have a passion about it, we’re doing this because we’re really care about the higher educational process, not because we want to make a buck, not because we just want to do it… to do it.”

Akhir-akhir ini gw cenderung memikirkan fokus manusia tentang uang. Apa sih uang itu? Apa sih tujuan dibuatnya uang pertama kalinya? Semata-mata untuk alat tukar bukan? Bukan untuk dijadikan tujuan bertahan hidup.

So, do you have an entrepreneurship skill? Great. Do you want to build a company? Great.

Are you doing this because you have passion about it? Do you really care about how your company will be able to change the world?

If you can’t answer those two questions. Hold your horses, step back and think.

2 thoughts on “Entrepreneurship and Passion

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s