bugs are bugs, plants are plants…

Kemarin seharian menghabiskan waktu baca Niji Iro Togarashi. (Di Indonesia, komiknya dinamain Natane). Ada satu chapter yang terngiang-ngiang di kepala gw, yaitu percakapan antara kakak beradik, Shicimi dan Chinpi.

Di jaman Edo itu, mereka diperkenalkan pada pestisida (disebut magic dust) oleh orang barat, dan dijanjikan akan membuat tanaman tumbuh lebih cepat, dan tentu saja membunuh serangga-serangga.

Chinpi : it’s a magic dust, supposedly, it gets rid of pests and weeds, lets wheat grow faster, ensuring a large crop every year!

Chinpi : farmers, from dusk to dawn, the whole family has to work hard, and because of the weather, they only have one small harvest a year. But that could all change… magic dust, it’ll reduce their work by half!

Shichimi : bugs are bugs, plants are plants, right?

Chinpi : huh?

Shicimi : but pests are different bugs, and weeds are different plants? recategorized so easily?

Shicimi : some things are good for humans, but are a threat to other living things. and some things may be bad for humans, but may be necessary for some other species survival

Shicimi : … and so this stuff, can it kill men too?

Chinpi : No! well, not unless it gets eaten directly… I mean if used improperly…

Shicimi : you mean it doesn’t stay in the ground? or in water? … aren’t you worried?

Chinpi : I can’t tell without further research. It’s only a hypothesis. but it’ll make less work for the farmers! you can’t deny that!

Shicimi : sorry, maybe I shouldn’t have said anything. In any case, we’ll know how much we gained, but we’ll never know just how much we’ve lost. Sigh… what a shame.

Dalam cerita ini, Chinpi dan kakeknya yang kemudian menemukan bahwa ada efek drastis terhadap air dan tanah yang terpolusi oleh pestisida, memutuskan untuk diam-diam mengubah isi karung magic dust itu menjadi tepung terigu.

Tapi ada perkataan-perkataannya yang cukup menempel di kepala gw… :|… we’ll know how much we gained, but we’ll never know just how much we’ve lost..

Kalau di kehidupan nyata, mungkin begitu ya kehidupan perusahaan-perusahaan yang berbasis profit, dengan membeberkan keuntungan yang didapat, menunjukkan bahwa kita telah sukses membuat dunia menjadi lebih baik, kemudian memotivasi karyawan untuk mendapatkan keuntungan lebih di tahun depan.

kalau dipikir-pikir, mana ada pabrik mobil yang mau bilang, kita berhenti jual mobil dulu, dunia sudah terlalu padat, atau pabrik rokok yang bilang, kita tutup deh, kebanyakan orang kena kanker paru-paru gara-gara merokok. Sepertinya hanya profit saja yang dijelaskan, berkat penjualan xxx yang naik 100%, perusahaan kita dapat keuntungan xx%, gaji kalian naik yy%, selamat! ini adalah kesuksesan dan keberhasilan kita semua!

apakah belakangan ini cara berpikir kita sudah terlalu egois?

sigh… I’m still not wise enough to think about such matter. ~’_’~

2 thoughts on “bugs are bugs, plants are plants…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s