Memulai Kembali… di Negara Singa

Jadi… demi usaha menyusun kembali tujuan hidup yang benar-benar sesuai keinginan, gw memutuskan untuk mengisi ulang ilmu pengetahuan di kepala gw. Saat ini gw kerja di laboratorium riset di salah satu institusi pendidikan di negeri orang.

Jadi, apakah kali ini sudah benar-benar sesuai dengan keinginan? Tidak tahu, karena baru dicoba. hehehe. Sejauh ini gw suka dengan kerjaannya, dan cukup berlimpahnya waktu yang tersedia untuk memikirkan hal lain. Tapi gw masih mencari-cari topik-topik spesifik yang bakal mau gw kerjain untuk jangka panjang ke depannya.

Anyway, tujuan post kali ini cuma untuk mengupdate pandangan gw tentang Singapore.

  1. Transportasi

    Oke banget lah dibanding hometown. Hehehe, tapi gw menemukan kasus serupa dengan yang gw tulis di post ini ketika gw naik bus ke Orchard. Tebakan gw benar, jalanannya jauh dan macet di hari Sabtu, jadi anak-anak muda yang duduk di bus pura-pura bego semua, nggak ada yang kasih duduk nenek-nenek or kakek-kakek. Dan ini hanya berlaku untuk jalur yang jalannya jauh atau bakal macet. Selama gw naik bus / mrt yang jalurnya lancar, selalu ada yang kasih duduk.

  2. Taman terbuka

    banyak, informatif, dan sangat memotivasi untuk berolahraga. huahahaha. taman-taman di dekat tempat tinggal gw dilengkapi dengan alat-alat fitness gratis, track lari yang dikasih tanda setiap 100 meter, dan bahkan ada papan informasi cara berjalan dan berlari yang benar.

  3. Perpustakaan

    Bahagiaaaaaaa…. selama ini cari-cari perpustakaan di Indo susahnya minta ampun, sekarang ada satu di dekat rumah. Bahagiaaaa…

  4. Freebies

    Kalau dicari, selalu ada. hahahaha. Free concert? udah dua kali. Duduk di Botanical Garden sambil dengerin konser gratis yang mainin lagu-lagu fairy tales…? gile kapan lagi, wkwk. Film screening gratis? adaa~.

  5. Debu

    aish, di sini kamar gw gampang debuan, dan gw tanya-tanya orang-orang lain, ternyata memang rumah di sini frekuensi debuannya lebih cepat. Katanya mungkin karena dekat MRT (iya sih) atau dekat tempat konstruksi. Tapi coba tebak apa warna debu di kamar gw… it’s PINK sodara-sodara… keganjenan banget deh, masak jadi debu doang harus pink gitu? =.=

Sabtu Minggu di sini kemungkinan bakal sama nasibnya dengan Sabtu Minggu sewaktu gw di Melbourne. Either habis jalan-jalan di museum, atau di taman, dan atau… olahraga. Di Melbourne gw jarang olahraga sih, udaranya tidak manusiawi. Tapi di sini? Track lari di depan mata, dan profesor gw lari 30 km dalam 2.5 jam??? Gw malu T_T…

Oh yah, gw mulai rutin ikutan volunteer program buat ngunjungin orang-orang sakit di seberang kantor gw di NUH (National University Hospital) – akan gw ceritakan di post terpisah -. Semoga ada kontribusi yang berarti dari gw… :D.

Dan semoga gw mulai rutin nulis blog lagi. Gw mau nulis tentang riset gw, tapi gw belum tau aturan mainnya gimana, apakah boleh di-exposed atau tidak. Kalau nggak boleh ya udah, gw ngegosipin hal lain aja. :P

Advertisements

7 thoughts on “Memulai Kembali… di Negara Singa

  1. hahaha, ya mungkin bisa dibilang begitu :P. Honestly, gw masih cari-cari sampai sekarang. *labil*

    Tapi kalau ‘tujuan hidup’ bisa diartikan sebagai tantangan hidup yang harus dihadapi, gw harus mengakui gw lebih suka tantangan kerjaan gw sekarang :P. tapi gak tau sih ke depannya, wong gw masih baru di sini hehehe. doakan saya ya om.. :))

  2. Free movie screening mah di kampus donk hahahaha, 3 bulan sekali ada movie screening gratis, terus ada tiket gratis nonton bioskop tiap beberapa lama. Uda dapat 2 tiket Shaw gratis gw dalam beberapa bulan ini :P (belum ditambah sama movie screening yang gratis di kampus ;) )

    Debunya warna pink karena HDB gw cat temboknya warna pink kali ya… makanya begini dah nasib si debu -.-

  3. Ehmm, selain itu jg byk freebies makanan lho disini hahaha… Ben & jerry kayanya tiap tahun ada bagi2 free es krim, dl gw wkt ngantor ambil jatah 3x coz ada counternya di mall di bawah office building hahah
    Starbuck bagi free drink dkt2 christmas dg donation terserah

  4. Selamat siang,
    Boleh tanya ga ya?cici kerja di Singapur sebagai apa dan job desknya apa?Kalau kerja di laboratorium riset berarti cici jadi peneliti bukan?Terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s